Masyarakat Terdampak Covid 19

17 Ribu KPM Aceh Barat Dapat Dana Jaminan

Prosesi Penyerahan Bantuan Covid

DILIPUTNEWS.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menyalurkan dana jaminan pengamanan social Corona Virus Deasse (Covid 19) kepada lebih dari 17 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ada sekitar 17 ribu KPM lebih yang menerima dana tersebut, yang tidak masuk dalam atau Program PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Rastrada, Baitul Mal, dan bukan juga berasal dari unsur ASN, TNI dan Polri,” Kata Jubir Pemerintah Kabupaten Aceh, Amril Nuthihar, Kamis (23/4/2020).

Sumber dana pemberian bantuan langsung tunai itu diambil dari hasil refocussing (Realokasi Anggaran) program kegiatan APBD 2020 untuk pencegahan dan penanganan covid-19 di kabupaten Aceh Barat.

17 Ribu KPM lebih tersebut akan mendapat kucuran dana sebesar Rp 250 ribu per KPM per bulan, dana itu akan diberikan selama dua bulan berturut-turut.

“Yang diberikan untuk bulan April, direncanakan diberikan dua bulan, yaitu bulan april dan bulan Mei. KPM tersebar diseluruh kabupaten Aceh barat. Sumber data KPM tersebut berasal dari Keuchik Desa (gampong) masing-masing,” sebut Amril.

Sesuai dengan Surat Bupati Aceh Barat Nomor 050/557/2020 tentang Pendataan Masyarakat Terdampak Wabah Covid-19. Teknis penyaluran BLT tersebut, melalui Dinas Sosial, langsung kepada para Keuchik masing-masing desa.

“Untuk para Keuchik kita harapkan supaya segera menyalurkan bantuan tersebut ke masyarakat dengan mengikuti protokol covid-19,” Tuturnya.

GeRAK Aceh Barat, Edy Syahputra menyorot kelayakan KPM. Pemerintah diminta untuk lebih jeli melakukan faktualisasi data ditingkat desa, jangan sampai nantinya ada tumpang tindih bantuan yang diterima.

“Kelayakan penerima bantuan, jangan menjadi salah sasaran, terutama orang yang memang rentan kali terkena dampak Covid, kehidupan ekonominya susah, apalagi yang pendapatan perbulan di bawah satu juta,” ujarnya.

“Kita memang belum melakukan pemantauan detail, Pemerintah Daerah itu harus melakukan factualisasi data jangan sampai double, jangan sampai yang sudah menerima bantuan dana dari dana desa menerima kembali bantuan dari APBD,” tegas Edy.

error: