18 Warga Jalani Swab Test Pasca Positifnya Seorang Warga di Aceh Barat

Warga Aceh Barat Sedang Menjalani Swab Test - For DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease atau Covid-19 terpaksa melakukan uji swab terhadap 18 orang warga Kabupatan Aceh Barat, pasca positifnya salah seorang warga berinisial DFM, (30) yang sebelumnya sempat tinggal di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat .

Swab test yang dilakukan terhadap 18 warga itu, merupakan keluarga dari DFM, tetangga serta mereka yang bekerja di rumah orang tua DFM.

Pelaksana harian, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoronaVirus Disease (Covid-19) Kabupaten Aceh Barat, Aristora, mengatakan pihaknya melakukan swab kepada 18 orang tersebut lantaran DFM terpapar virus SARS-CoV-2.

“Tidak lagi rapid test tapi mereka langsung kita lakukan swab atau gosok lendir di kerongkongan dan hidung dengan cara PCR,” kata Irsadi Aristora.

Swab yang dilakukan terhadap 18 warga Aceh Barat itu, kata dia, dilakukan sesuai dengan hasil tracking yang yang diperoleh sementara oleh pihaknya.

Sementara itu Koordinator pencegahan dan penegakan hukum, Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten setempat, Mirsal, mengatakan pihaknya akan terus melakukan tracking terhadap mereka yang selama ini sempat kontak langsung dengan DFM.

Dikatakan Mirsal, tidak hanya di Aceh Barat pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Jaya untuk melakukan tracking terhadap keluarga suami dari DFM yakni ITS, (31) yang berada di Kecamatan Teunom.

Sebab, kata Mirsal, dalam hal ini ITS, selama ini tiba dari Depok, Jawa Barat ikut tinggal ditempat keluarganya di Teunom, guna menjemput DFM untuk kembali ke Depok setelah DFM berada di Aceh Barat dan tinggal bersama orang tuannya selama tiga bulan.

“Memang dari hasil swab ITS bersama anak mereka dinyatakan negatf, tapi kita tetap waspada. Kita juga sudah menghubungi tim di Aceh Jaya untuk melakukan tracking,” sebutnya.

Mirsal menjelaskan, DFM selama ini merupakan warga Depok yang pulang ke Kampung halamannya di Aceh Barat untuk berpuasa dan berlebaran bersama orang tuanya, dan pasca lebaran suaminya ITS datang untuk menjemputnya.

Sebelum pulang ke Depok, kata dia, DFM, berserta suami serta anak mereka menjalani rapid test di salahsatu laboratorium swasta yang ada di Meulaboh untuk mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19. Dari hasil rapid test itu, DFM dinyatakan reaktif sedangkan suami dan anaknya dinyatakan negatif.

Meski demikian, ucapnya, pihaknya langsung melakukan swab terhadap mereka dan hasil swab DFM dinyatakan postif. Namun sayangnya, saat petugas datang menjemput DFM telah kabur ke Depok tanpa sepengetahuan tim Gugus Tugas Covid-19.***

error: