Atasi Kekeringan, ISMI Aceh Barat Aliri Air Kesawah Warga

Atasi Kekeringan, ISMI Aceh Barat Aliri Air Kesawah Warga

DILIPUTNEWS.CO - Seluas seratus hektar lahan petani di Desa Meunasah Buloh, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat terancam gagal panen akibat kekeringan.

Untuk mengatasi kekeringang lahan sawah petani yang disebabkan oleh kemarau panjang tersebut, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh Barat ikut mengatasi persoalan tersebut dengan cara mengaliri air ke sawah petani.

Pengaliran air kesawah petani tersebut dilakukan menggunakan pompa siber yang dipasang ke dalam sungai Meureubo.

Ketua Ismi Aceh Barat, Amiruddin, mengatakan langkah tersebut terpaksa diambil oleh ISMI guna mengatasi kekeringan lahan petani sehingga warga dapat memanen padi milik mereka.

"Kita sudah lihat sendiri sawah petani mulai retak-retak akibat kekeringan. Jadi karena itu, kita coba lakukan upaya dengan menaikkan air menggunakan pompa siber," kata Amiruddin.

Amir menjelaskan saat ini kekeringan tidak hanya terjadi di Desa Meunasah Buloh, akan tetapi ada beberapa desa lain di Kecamatan itu seperti Meunasah Rambot, dan Cot Trung.

Untuk itu, kata Amir, ia juga akan melakukan pengaliran air di Desa Meunasah Rambut serta Cot Trung dan beberapa desa lain yang juga mulai kekeringan.

"Nanti kita akan coba bantu juga di Meunasah Rambot, Cot Trung dan desa lain dengan pompa siber. Terus kita rencananya juga akan kita datangkan pompa robot," ungkapnya.

Disebutkannya, apa yang dilakukan ini guna mengatasi ancaman kekurangan pangan dimasa Pandemi CoronaVirus Disease atau Covid-19.

Selain itu, ucap dia, yang dilakukan tersebut nantinya bisa menjadi contoh sehingga kedepannya lewat desa-desa yang selama ini memiliki lahan persawahan yang luas juga dapat menggunakan dana desa untuk melakukan pengadaan pompa mesin siber tersebut.***

error: