Baitul Mal Aceh Barat Minta PT KTS Bayar Zakat

Ilutrasi penerima zakat oleh warga kurang mampu

DILIPUTNEWS.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, meminta pihak perusahaan perkebunan sawit PT Karya Tanah Subur (KTS) grub Astra Agro Lestari Tbk untuk membayarkan Zakat Infaq dan Sedekah melalui baitul mal daerah setempat.

Perusahaan KTS bergerak disektor perkebunan sawit dan pengelolah CPO dan bisnis pengangkutan CPO, selama ini dinilai hanya mengambil keuntungan dari usahanya dan selama tiga tahun terakhir kurang peduli terhadap masyarakat miskin.

"PT KTS ini salah satu perusahaan yang tidak mau membayarkan ZIS. Padahal kesadaran pihak perusahaan sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat mustahiq," kata Kepala Baitul Mall Aceh Barat Tgk Bahtiar, Jum'at (22/5/2020).

Tgk Bahtiar menjelaskan, dana ZIS yang dikumpulkan Pemkab Aceh Barat dan disalurkan kepada orang yang berhak, zakat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), pedagang dan hanya satu perusahaan perkebunan sawit yang sudah aktif yaitu PT Baitami.

"Walau pun mereka hanya membayarkan bersifat Infaq, tapi setidaknya sudah dilakukan secara rutin dan berharap ke depan semua perusaahaan begerak disektor perkebunan bisa mencontoh managemen perusahaan tersebut," harapnya.

Lebih lanjut disampaikan, semua perusahaan di Provinsi Aceh sebenarnya wajib secara kearifan lokal menyetorkan zakat ke Baitul Mal karena proses gaji karyawan mereka dapatkan dan dikelola di Aceh Barat, harusnya bermanfaat juga bagi warga miskin.

"Sebenarnya bisa ada sanksi tegas berupa pengusiran kepada perusahaan swasta atau perusahaan BUMN yang beroperasi di Aceh bila tidak membayarkan zakat melalui Baitul Mal. Cuma kita masih terbentur, cuma masih tahap sosialisasi dulu," tegasnya.

Administratur PT KTS Aceh Barat, Nasution, membenarkan bahwa pihaknya belum membayarkan Zakat melalui Baitul Mal Aceh Barat, kebijakan tersebut masih dipertimbangkan oleh managemen.

"Kita perusahaan memang belum bayar Zakat ke Baitul Mal. Pihak Baitul Mal sudah datang ke kita memberikan sosialisasi, ya kemudian kita sampaikan ke managemen pusat untuk keputusannya di sana," kata Nasution.***

error: