Cuaca Buruk Hambat Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak di Aceh Barat

Pembanguna tanggul pemecah ombak di Kabupaten Aceh Barat - DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Cuaca buruk disertai angin kencang dan hujan membuat Pembangunan tanggul pemecah ombak di Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat terhenti sementara waktu.

Pekerja dipembangunan itu tidak hingga cuaca membaik, sebab cukup berisiko apabila pekerjaan tetap dilangsungkan saat kondisi alam sedang tidak bersahabat.

Tanggul sepanjang 300 meter tersebut mulai dikerjakan pada bulan Juni 2020 sebagai salah satu program penanganan abrasi dan banjir Rob oleh kementerian Perusahaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi mengatakan, saat ini 25 persen dari total pekerjaan sudah diselesaikan oleh para pekerja. Karena cuaca yang tidak baik sehingga dihentikan sementara waktu.

“Pembanguna tanggul ini mampu mempropeksi dua desa yakni Suak Indrapuri dan Desa Pasir, sekarang kita juga meminta kepada kemeterian untuk bisa ditangani Desa Ujong Kalak dan Suak Ribe, target selesai sesuai kontrak seharusnya pada bulan Oktober, kendalanya cuaca yang tidak stabil, sehingga dihentikan sejenak hingga cuaca membaik kembali,” kata Kurdi, Kamis (23/7/2020).

Material pembangunan seperti batu gajah juga masih terlihat berada di dalam mobil yang terparkir di badan jalan karena tak bisa dibawa ke lokasi pekerjaan. Sejauh ini berdasarkan data yang ada, sudah 25 persen pembangunan tanggul sudah diselesaikan.***

error: