Dewas RSUD CND: Jangan Buly Lagi, Pihak Medis Pertaruhkan Nyawa Demi Pasien

Muhammadi

DILIPUTNEWS.CO - Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh (CND) meminta semua pihak agar tidak membuly para tenaga medis. Apalagi paska video protes keluarga pasien viral membuatstigma negati mulai bermunculan.

“Jangan Buly lagi rumah sakit, kasihan para petugas baik dokter ataupun perawat. Mereka itu mempertaruhkan nyawa demi kesembuhan pasien. Mereka juga ingin hidup, punya anak istri dan keluarga, coba bayangkan bagaimana rasanya berjam jam memakai APD, yang tidak tembus angin dan air,” kata Dewas RSUD CND, Muhammadi kepada DiliputNews.co, Jumat (28/8/2020).

Dikatakannya, beban para petugas medis dalam menangani Covid bukan hanya secara psikis saja yang dirasakan, sementara pihak yang tidak mengalami dan paham hanya bisa berkomentar sekehendak hatinya di media sosial.

“Kedepan kalau memang sudah tidak percaya sama petugas, kita minta kepada dinas kesehatan untuk menyediakan APD kepada salah satu keluarga untuk mendampingi dan merawat pasien yang memang terifeksi Covid 19,” tuturnya.

Ia mengajak masyarakat menganggap petugas medis yang secara suka rela ikut membatu dalam penanganan Covid sebagai pahlawan. Mereka, kata Madi, telah siap dengan resiko apapun yang menimpa saat merawat warga nantinya.***

error: