Video Protes Petugas Medis Viral di Medsos

DPRK Aceh Barat : Pelayanan Rumah Sakit Buruk, Mending Cari Dukun Saja

Wakil Ketua II DPRK Aceh Barat, Ramli SE - Istimewa

DILIPUTNEWS.CO - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh untuk melakukan perombakan manajemen pelayanan.

Peristiwa dugaan petugas medis yang lalai dan viral di media sosial tersebut sintak membuat ia khawatir masyarakat tak laghi percaya pada pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit.

Ramli mengatakan, apa yang diprotes pihak keluarga pasien tersebut sudah sangat tepat. Jika memang pasien berinisial BR tersebut benar positif Covid, kenapa tidak dari pertama para perawat memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“Sebenarnya yang diprotes sudah betul, kalau betul ada gejala covid kenapa tidak dari pertama ini dari petugas dipakai terus apd nya, ini yang pertama, yang kedua selama ini rumah sakit kita memang banyak kelalaian dengan pelayanan medis, manajeman memang harus dirombak, apakah kelpala ruangannya. Semua tergantung pimpinannya,” kata Ramli kepada DiliputNews.co, Jumat (28/8/2020).

Dikatakannya, Dari video yang beredar tersebut tampak itu bukanlah rekayasa, petugas medis sendiri baru ada reaksi saat pasien sudah merenggang nyawa.

“Kalau hari ini kita lihat, video itu sudah jelas, bukan rekayasa, memang itu jelas. Nampak kali dari petugas medis pihak pasien sudah meninggal, baru kita lihat ada reaksi pakai APD. Dari pertama ke mana dia,” tuturnya.

Pihaknya juga berencana akan memanggil pihak manajemen rumah sakit dan membetuk tim panitia khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Ini harus dipanggil ini, bila perlu buat tim pansus untuk membongkar itu, paling tidak buat pansus dengan catatan harus dibuka hasilnya kepada publik. Manajemen rumah sakit harus di rombak, kalau tidak dirombak kepercayaan masyarakat tidak ada lagi, masyarakat ini lebih baik cari dukun ajalah,” demikian Ramli.***

error: