Dua Ekor Harimau Sumatera Resahkan Warga Aceh Selatan

Dua Ekor Harimau Sumatera Resahkan Warga Aceh Selatan

DILIPUTNEWS.CO - Warga dua desa di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan diresahkan dengan kehadiran dua ekor harimau sumatera yang masuk pemukiman warga serta memangsa ternak warga di dua desa.

Adapun dua desa yang kerap didatangi dua ekor harimau sumatera tersebut yakni Desa Jambo Dalem, dan Desa Kapai Seusak.

Kepala Dusun Ie Alem, Rais mengatakan, dua ekor sumatera yang sering masuk kepemukiman warga tersebut diduga berjenis kelamin jantan, Harimau tersebut kata dia, kerap masuk kepemukiman  warga selama dua pekan terakhir.

“Harimau sumatera juga menyerang dan memakan delapan ekor kambing milik warga setempat, akibat munculnya hewan yang dilindungi ini membuat warga desa resah dan takut ke kebun,” kata Rais, Kamis (11/66/2020)

Munculnya harimau di pemukiman warga ini, Rais berharap Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk segera menghalau harimau liar itu dari pemukiman warga sehingga warga kembali nyaman beraktvitas terutama ke kebun mereka.

Meski tidak ada korban jiwa atas kemunculan Spesies  Panthera Tigris Sumatrae tersebut, merugikan warga lantaran ternak warga selama ini kerap dimangsa oleh harimau.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan, AKBP Ardanto Nugroho, SIK melalui Kapolsek Trumon Timur, Iptu. Jumanto, ikut membenarkan apa yang disampaikan Kadus Ie Dalem, Rais yang menyebutkan jika kehadiran hewan buas yang dilindungi itu kerap memangsa ternak warga.

Bahkan, sebutnya harimau tersebut sempat berkeliaran di jalan lintas nasional Tapaktuan- Medan dan sempat diabadikan masyarakat setempat.

“Harimau itu sempat turun ke jalan lintas nasional Tapaktuan  - Medan dan diabadikan masyarakat setempat, satu di Desa Jambo Dalem dan satu lagi di Desa Kapa Seusak,” ungkapnya.

Kata Jumanto, saat ini tim dari BKSDA Aceh Selatan sudah turun kelokasi hewan buas tersebut sering berkeliaran. Tim BKSDA, kata dia ikut menurunkan pawang serta memasang dua unit perangkap harimau.

“Yang jelas ada dua ekor karena harimau yang menyerang di dua tempat itu, tim BKSDA sudah pasang perangkap selama empat hari ini belum ada hasil. Kita terus memantau hariamu itu, supaya masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

error: