Gelombang Pasang Semakin Parah Belasan Warga Aceh Barat Mengungsi

Kondisi Gelombang Pasang Semakin Parah Belasan Warga Pasir Mengungsi - For DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Gelombang pasang purnama yang terjadi di Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat yang terjadi dalam sebulan terakhir semakin parah dan mengancam pemukiman warga Desa setempat.

Akibat dari gelombang pasang tersebut memaksa sejumlah warga yang bermukim dekat dengan bibir pantai tersebut terpaksa mengungsi.

Untuk warga yang mengungsi, kata dia, saat ini berjumlah empat Kepala Keluarga atau sebanyak sebelas jiwa.

“Warga yang mengungsi ada empat KK atau sebanyak sebelas jiwa secara keseluruhan. Mereka mengungsi ditempat-tempat saudara,” kata Kepala Desa Pasir, Indra Gunawan, Selasa, (19/5/2020).

Kepala Desa Pasir, Indra Gunamwan, mengatakan gelombang pasang purnama yang terjadi pada tahun ini lebih parah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dikatakannya, pada tahun ini sepanjang lima belas meter bibir pantai terkikis akibat abrasi dihantam gelombang.

Indra mengimbau seluruh masyarakat desa itu yang tinggal berdekatan dengan bibir pantai untuk tetap waspada, dari ancaman gelombang pasang itu.

Saat ini, kata dia, sekitar sepuluh rumah di daerah itu terancam rusak akibat amukan gelombang pasang tersebut.

“Ancaman paling parah pada tahun ini. Biasanya gelombang besar hingga sebabkan banjir rob itu terjadi pada pagi hari itu sekitar pukul 04.00 Pagi,” Ucap Indra.

Ia berharap Pemerintah untuk segera melakukan penaganan sehingga pemukiman desa tersebut tidak hilang perlahan-lahan akibat gelombang pasang.

Memang, kata dia, usai lebaran ini Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi akan segera membangun tanggul secara permanen, dan Indra berharap apa yang dijanjikan tersebut segera terwujud sehingga warga tidak cemas tinggal disekitar bibir pantai itu.

Akibat gelombang pasang itu, ucap dia, saat ini badan jalan perbatasan Desa Pasir dan Desa Suak Indrapuri terancam putus. Saat ini, kata dia, sekitar 3,5 meter badan jalan tersebut telah amblas akibat abrasi dan hanya tersisa 1,5 meter dari lebar sebelumnya mencapai lima meter.

error: