Kadinsos Aceh Selatan Sebut Penerima BST Berdasarkan DTKS dari Kemensos

Ilustrasi

DILIPUTNEWS.CO – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan, Zubir Efendi mengatakan, penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diberikan oleh Kemensos dan dilakukan verifikasi ulang.

Kata Zubir, dari data tersebut Pemerintah Pusat memberikan waktu singkat untuk melakukan penyesuaian kembali lewat pemerintah desa agar kemudian hari tidak menimbulkan gejolak seperti yang terjadi saat ini di Desa Silolo, Kecamatan Pasie Raya.

"Jadi data itukan DTKS yang dikirimkan pusat. Lalu data itu dikirimkan ke Desa untuk dievaluasi kembali. Nah Kepala desa kan punya kewenangan untuk menentukan dari hasil penilaiannya. Misal yang kaya dicoret. Tapi karena waktu yang singkat terkadang ada desa yang belum atau telat merespon sehingga tidak dapat merubah lagi data," kata Kepala Dinsos Kabupaten Aceh Selatan, Zubir Efendi.

Singkatnya waktu yang diberikan oleh Kemensos, kata dia, karena berfikir kondisi desa saat ini telah memiliki data mandiri sehingga cepat dalam melakukan evaluasi serta validasi calon penerima.

Padahal desa di Aceh belum memiliki data mandiri seperti didaerah lain menyebabkan lambat merespon DTKS itu, bahkan ia telah memprediksi akan adanya gejolak tersebut, lantaran singkatnya waktu pendataan ulang baik yang dilakukan petugas sosial maupun evaluasi dari tingkat desa.

"Sebetulnya kita sudah menyurati Kementerian untuk merubah lewat menu aplikasi dari data hasil evaluas. Tapi hingga tadi belum direspon atau dibuka menu tersebut," ungkapnya.

Dijelaskannya, Penyaluran BST dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kantor Pos, sehingga pihaknya tidak bisa mengawasi. Penyerahan secara simbolis penerima BST yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas Bupato Aceh Selatan, Teungku Amran, dirinya sempat mengingatkan Kantor Pos ada wilayah-wilayah yang berpotensi konflik di Aceh Selatan agar ditunda penyaluran BST tersebut.

"Kalau untuk Penerima BST kita semua berjumlah 15 ribu KK di seluruh Aceh Selatan," sebut Zubir.***

error: