Kapal Pengungsi Rohingya Tampak di Laut Andaman, Polda Aceh Patroli Udara

Patroli udara di perairan Aceh melacak pengungsi Rohingya - Doc. Polda Aceh

DILIPUTNEWS.CO – Pencari suaka politik Etnis Rohingya, asal Negara Myanmar dikabarkan terpantau di Laut Andaman yang berbatasan dengan wilayah Utara Aceh. Imigran itu dilaporkan bergerak menuju Malaysia dengan dua kapal. Polisi mengantisipasi agar tidak singgah di Indonesia.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Aceh, Kombes Jemmy Rosdiantoro mengatakan, Indonesia tidak meratifikasi masalah pengungsi saat saat ini. Ditakutkan apabila imigran masuk ke wilayah Indoneisa akan membuat masalah baru. Terlebih kondisi saat ini berbagai negara sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19.

“Informasi dari Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Kemenko Polhukam ada sekitar 500 orang dari Rohingya, Myanmar bergerak menuju Malaysia menggunakan dua kapal motor. kita sudah menginstruksikan seluruh jajaran Polairud Polda Aceh dan Satuan Polairud Polres supaya meningkatkan kegiatan patroli laut untuk mengantisipasi," jelas Jemmy, Kamis (15/5/2020).

Dia mengajak para nelayan di Aceh untuk memantau keberadaan warga etnis Rohingya di perairan laut Aceh. Bila ditemukan diminta untuk segera melapor ke instansi terkait agar diambil langkah penanganan.

Selain itu, Polairud juga melakukan patrol udara untuk memantau keberadaan pengungsi pencari suaka tersebut. Patroli dilalukan di perairan tiga wilayah, meski belum terlihat adanya etnis Rohingya. Patroli udara rencananya dilanjutkan pada Jumat (15/5/2020) ke Bireun, Lhokseumawe, dan Aceh Timur.

"Patroli udara yang dilakukan ini hari meliputi wilayah perairan Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie. Patroli udara ini menggunakan satu unit heli milik Polairud," katanya menambahkan.***

error: