Kapolres Subulussalam Minta Pengguna Medsos Tidak Lakukan Bullying

Kapolres Kota Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, SIK - For DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.COM - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kota Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, SIK meminta kepada warga Kota Subulussalam yang selama ini aktif di media sosial untuk tidak melakukan bullying atau perundungan terhadap kinerja Polres setempat, lewat medsos dengan menuliskan cuitan-cuitan yang menyudutkan pihaknya.

Diakuinya, saat ini masih banyak kasus yang belum tuntas diungkap oleh Polres setempat, apalagi Polres Kota Subulussalam baru saja berdiri, sehingga masih banyak kekurangan dalam melakukan pelayanan.

"Kami akui masih banyak kekurangan kami dalam melayani masyarakat. Memang ada beberapa kasus yang belum terungkap. Tapi kepolisian terus bekerja, kami tidak berhenti bekerja. Tolong support kami,  Polres kami baru saja berdiri. Kami minta bantuan dari masyarakat dalam pengungkapan kasus-kasus tunggakan kami,”kata AKBP Qori Wicaksono, kepada awak media saat menggelar acara silaturahmi, Rabu, (3/06/2020).

Selain meminta agar tidak melakukan perundungan, hingga berujung pada ujaran kebencian, Qori juga menjelaskan dalam pelaksanaan keamanan, dan ketertiban ditengah masyarakat sebenarnya merupakan tanggung jawab bersama salah satunya juga peran dari Kamtibmas.

Atas hal itu, Qari meminta agar tidak semua  diserahkan ke polisi, dan memohon peran serta masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat pemerintahan, membantu tugas polisi dalam menjaga kamtibmas, terutama membantu melakukan pembinaan kepada generasi muda di kota dengan semboyan Sada Kata itu.

"Kami akan selalu berupaya maksimal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di kota Subulussalam meski dengan segala keterbatasan yang ada," tambah Kapolres.

Saat ini, kata dia, Polres setempat juga terus melakukan pemetaan atas akun bodong di media sosial dan terhadap-akun- akun tersebut juga terus dipantau kegiatannya, bahkan beberapa akun bodong yang selama ini sering melakukan ujaran kebencian juga telah dikantongi indentitas serta lokasi keberadaannya.

"Saat ini kepolisian masih belum melakukan penindakan hukum,namun Kami mengingatkan kepada pemilik akun akun bodong, pihak kepolisian memiliki akses untuk membuka data anda jika ujaran-ujaran kebencian dan provokasi masih berlanjut di medsos,” ditegaskan Qori.

Dirinya tidak memepersoalkan jika, ada warga yang ingin mengkritik kinerja Polres setempat, namun ia meminta kritik yang disampaikan tentunya disampaikan dengan etika.

“Jika ingin kritik silahkan saja, hanya saja harus beretika dan tidak menghujat terlalu berlebihan sehingga menimbulkan kegaduhan di kota subulussalam" ujar kapolres

Qori menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penanganan secara maksimal, akan tetapi ia meminta masyarakat bersabar.***

error: