Kepolisian Resor Aceh Selatan Berhasil Ungkap Tiga Kasus

Kepolisian Resor Aceh Selatan Berhasil Ungkap Tiga Kasus

DILIPUTNEWS.CO - Dalam satu pekan terakhir Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan berhasil mengukap tiga kasus tindak pidana, yakni tindak pidana kehutanan (Ilegal Loging) pelaku inisial AS (58), dan H (66). Keduanya  merupakan warga Desa Ujung Karang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan

Kasus kedua yang berhasil diungkap pihak kepolisian, pelaku pencemaran nama baik menggunakan sarana elektronik (ITE) inisial AF (23) warga Desa Kampung Padang, Kecamatan Kluet Tengah, dan pelaku pencurian inisial IH alias Dek Gam (37), warga Desa Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Ardanto S.IK SH MH kepada wartawan di Tapaktuan, Jum'at (5/6/2020) mengatakan, ketiga kasus tersebut berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Aceh Selatan dalam satu pekan terakhir.

Adapun kronologis kejadian kasus tindak pidana kehutanan, pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020, Satreskrim Polres Aceh Selatan mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah Truck bermuatan kayu melintas dari arah Kota Fajar menuju ke arah Tapaktuan.

Setelah mendapat informasi tersebut, Unit Ospnal beserta Unit Tipiter Satreskrim Polres Aceh Selatan melakukan penyelidikan sehingga sekira pukul 22.00 WIB tepatnya di jalan TR Angkasa, Gampong Pasar, Kec. Tapaktuan, berhasil diamankan satu unit Truck warna kuning dengan Nopol BL 8824 AE.

"Bersamaan dengan kedua pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit Truck bermuatan hasil hutan   kayu  jenis rimba  campuran lebih kurang 8,3 meter kubik," kata Kapolres AKBP Ardanto yang turut didampingi Kasat Reskrim, Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya S.IK.

Kasus pencemaran nama baik, lanjutnya, waktu kejadian sekitar bulan Desember 2019 melalui media sosial WhatsApp (WA) dan akun facebook (FB). Kronologis kejadian, sekitar bulan Desember 2019.

Pelapor atas nama YH diberitahukan oleh beberapa orang rekannya bahwa di medsos akun Facebook telah beredar foto pelapor tidak senonoh/tidak berbusana dan beberapa orang rekan pelapor juga mendapat kiriman foto - foto tersebut melalui WA dari nomor selular milik terlapor.

Setelah mengetahui kejadian tersebut,  pada tanggal 20 April 2020, pelapor melaporkan kejadian tersebut  ke Polres Aceh Selatan. Setelah dilakukan penyelidikan/penyidikan oleh Satreskrim Polres Aceh Selatan.

Sehingga diketahui telapor bernama AF melakukan perbuatan tersebut menggunakan akun Facebook milik pelapor yang telah dikuasai oleh terlapor selama ini. Terlapor juga melakukan perbuatan tersebut dengan cara mengirim foto - foto pelapor ke nomor WhatsApp keluarga  dan kerabat pelapor.

"Selain mengirim foto - foto pelapor kepada keluarga dan kerabatnya, terlapor juga mengirim kata - kata ancaman melalui pesan singkat dan WhatsApp  kepada pelapor. Tujuan terlapor melakukan perbuatannya tersebut untuk mempermalukan dan menakut - nakuti pelapor dan mengancam pelapor agar menuruti segala keinginannya," ungkap Kapolres.

Salah satunya, sambungnya, yaitu ingin berhubungan pacaran kembali seperti sebelumnya dengan pelapor yang mana sebelumnya pelapor dan terlapor ada hubungan pacaran namun karena sesuatu hal akhirnya mereka putus. Kemudian Satreskrim Polres Aceh Selatan kembali melakukan pencarian terhadap terlapor.

"Akhirnya terlapor berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Aceh Selatan pada Rabu tanggal 3 Mei 2020 sekira pukul 12.30 WIB di kediamannya Dusun Alur Rambong, Desa Kampung Padang, Kec. Kluet Tengah. Selanjutnya terlapor dibawa ke Polres Aceh Selatan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sedangkan kasus pencurian, sebut Kapolres bahwa pada tahun 2019, Tersangka (Ibnu Hajar) sebelumnya pernah di tahan di Polres Aceh Selatan dalam perkara pencurian, dan Tersangka salah satu tahanan yang mendapat asimilasi dari Rumah Tahanan (Rutan) Nagan Raya.

"Para tersangka pelaku ilegal loging, pelaku pencemaran nama baik, dan pelaku pencurian tersebut ditahan di Polres Aceh Selatan guna penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

error: