Kinerja Tak Baik, Pekerja Pembangunan Irigasi Lhok Guci Terkena PHK

Kepala Bagian Umum PT Hutama Karya, Afid - DIliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO – Sejumlah tenaga kerja pembangunan jaringan induk bendungan Irigasi Lhok Guci terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Bukan imbas dari pandemi Covid-19, mereka dirumahkan sebab kinerjanya yang dinilai tidak begitu baik.

Kepala Bagian Umum PT Hutama Karya, Afid mengatakan, para pekerja itu memiliki nilai evaluasi yang kurang baik terhadap kinerjanya, sehingga pihak perusahaan mengambil keputusan untuk mengurangi tenaga kerja yang tidak efektif.

“Yang di PHK ada, sekitar 10 oranglah, bukan karena pandemic Covid-19, karena mungkin ada kinerja yang kurang bagus, jadi yang tidak efektif kita kurangin lah,” kata Afid saat ditemui wartawan di Desa Palimbungan, Kecamatan Kaway XVI, Selasa (2/6/2020) kemarin.

Untuk pembangunan jaringan induk bendungan irigasi lhok guci tahap dua sudah mencapai 80 persen, diperkirakan akhir Desember 2020 pekerjaan akan selesai.

Sama halnya dengan pekerjaan lain, pihak perusahaan mengaku juga memiliki kendala dilapangan. Namun, Afid tak menyebutkan secara detail masalah yang dialami mereka.

“Berarti udah sekitar 80 persen sudah siap, akhir desember sudah selesai untuk tahap dua, kalau untuk saat ini ada kendala namun bukan menyangkut pembebasan lahan,” ujar Afid.***

error: