KNPI Minta Polisi Segera Usut Tuntas Pelaku Teror Di Aceh Barat

Ketua KNPI Aceh Barat Muhammadi

DILIPUTNEWS.CO - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Aceh Barat meminta pihak kepolisian setempat segera mengusut tuntas kasus pelemparan granat di rumah anggota DPRK Aceh Barat Ahmad Yani, yang terjadi pada Senin (8/6/2020), sekitar pukul 03.45 WIB, di Desa Alu Perman, Kecamatan Woyla Barat.

Ketua KNPI Aceh Barat Muhammadi, Selasa sore (9/6/2020) mengatakan, atas nama pemuda Aceh Barat pihaknya sangat berharap pihak Polisi segera mengungkap siapa pelaku dan apa motif melakukan aksi teror itu. Supaya kasus ini tidak lagi menjadi spekulasi tertentu demi kepentingan politik.

"Kami sangat mendukung pihak kepolisin agar segera mengungkap kasus ini. supaya tidak lagi dipelintir pihak tertentu untuk kepentingan politik. Kita pemuda menunggu hasil penyelidikan, dan berharap hanya polisi yang membuat kesimpulan dan menentukan apa motif pelaku melakukan teror sesuai fakta dan hasil penyelidikan lapangan," demikian tegas Muhammadi.

Rumah pribadi anggota DPRK Aceh Barat, Ahmad Yani, usai dilempari granat oleh OTK mengalami rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kerusakan pada kaca depan rumah, bagian kios juga kena. Kalau kami sekeluarga tidak terkena, alhamdulillah sampai pagi ini masih sehat karena saat itu kamar tidur kami di belakang,” kata Ahmad Yani, Senin pagi (8/6/2020).

Sementara itu, Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda menyebutkan kasus tersebut hingga kini masih dalam proses penyedidikan dan sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh tim pasukan Brimob Polda Aceh.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Belum diketahui apa motif pelaku melakukan aksi teror ini. Kondisi pemilik rumah dalam kadaan baik, tidak ada korban jiwa. Sedankan kondidi rumah ada bebera kaca yang mengalami pecah" kata Kapolres, Senin pagi (8/6/2020).

error: