Masyarakat Kluet Tengah Dirundung Hutan Lindung, Ini Kata Pemerhati Masyarakat Pinggiran Hutan

Masyarakat Kluet Tengah Dirundung Hutan Lindung, Ini Kata Pemerhati Masyarakat Pinggiran Hutan

DILIPUTNEWS.CO - Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan memiliki tiga belas Desa yang berdampingan dengan hutan lindung dan salah satu angkes Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), rata-rata masyarakat di daerat itu 80 persen bermata pencarian petani dan pekebun sehingga mengharuskan mereka hidup berdampingan dengan  gunung dan hutan.

Banyak kebun masyarakat itu sendiri berada di pinggiran gunung dan ada malah sudah merambah ke permukaan gunung itu sendiri.

Salah satu pemerhati masyarakat pinggiran hutan Jannatun Amin, menjelaskan kepada kepada Diliputnews.co, bahwa kendala yang dihadapi masyarakat di Kecamatan pedalaman Aceh Selatan itu ketidak jelasan pemamfaatan dan pengaturan tata ruang terhadap hutan lindung itu sendiri.

"Kami merasa dirugikan seharusnya dengan kejelasan tataruang yang dilakukan pemerintah terhadap batas-batas hutan lindung di daerah kami bisa mensejahyerakan kami sebagai masayarakat pinggiran hutan," kata Jannatun, Rabu (10/6/2020).

Bahwa saat ini ada beberapa poin, lanjut Jannatun yang bahwa kami rasa sungguh merugikan kami terhadap ketidak jelasan batas-batas tataruang hutan lindung.

"Saya melihat pembukaan jalan tani yang seharusnya itu bermamfaat untuk akses perkebunan berapa banyak masyarakat yang mendapatkan mamfaat tapi terkendala hutan lindung," jelasnya.

Dia mengharpakn kepada para wakil rakyat baik yang duduk di Kabupaten (DPRK) maupun yang duduk di provinsi (DPRA) untuk membahas kembali mengenai pengkajia tataruang hutan lindung khusus Kecamatan Kluet Tengah Menggamat dan Aceh pada umumnya sehingga kami masyarakat di pinggiran hutan tidak terkekang dengan hutan lindung.

Harus adanya sosialisasi batas sambung Jannatun, dan pengelolaan dan pemamfaatan dari pemerintah sehingga tidak terjadi konflik. Seharusnya kami yang hidup di pinggiran hutan ini mendapat mamfaat bukan malah sebaliknya.

"Dikarnakan ketidak jelasan batas dan tataruang hutan lindung sehingga kami yang mayoritas pekebun di Kecamatan Kluet Tengah harus berhadapan dengan hutan lindung karna akses dan ruang gerak kami untuk berlebun sudah dikatakan hutan lindung. Mudah-mudahan pemerintah serius untuk menangani hal ini agar kami masyarakat pinggiran hutan tidak dirugikan," tandasnya

error: