Mengantuk, Mobil Pertamina Hantam Pejalan Kaki Hingga Tewas

Mobil tangki pertamina pengangkut bahan bakar minyak mengalami kecelakaan di Jalan Meulaboh-Nagan Raya, Desa Pasie Pinang, Kecamatan Meueboh, Kabupaten Aceh Barat- Doc Lantas Polres Aceh Barat

DILIPUTNEWS.CO - Diduga karena supir mengatuk sebuah mobil tangki pertamina pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, hilang kendali sehingga menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Aceh Barat, Risnan mengatakan kronologi awal terjadinya kecelakaan ketika mobil tangki tanpa muatan dengan nomor polisi BL 9553 AN yang dikendarai SM (49) melaju dari arah Nagan Raya menuju Meulaboh sekitar pukul 05.00 Wib dini hari mengalami hilang kendali di Jl. Meulaboh-Nagan Raya, Desa Pasie Pinang, Kecamatan Meurebo, Aceh Barat.

“Supir mengemudikan kendaraannya delam keadaan mengantuk sehingga membuat mobil hilang kendali dan melaju kesebelah kiri jalan sehingga menabrak seorang pejalan kaki yang sedang berjalan disana,” kata Risnan, Selasa 8 September 2020.

Kejadian itu mengakibatkan AM (61) warga Desa Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meurebo yang saat itu sedang berjalan kaki ditabrak dan langsung meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
“Pejalan kaki pada saat itu sedang berada dipinggir jalan sebelah kiri menuju arah kota Meulaboh dan kondisi jalanan pada saat itu sedang keadaan sepi dan lurus,” katanya.

Selain menabrak seorang pejalan kaki, mobil tangki pertamina pengangkut BBM tersebut juga menabrak pagar rumah milik warga yang berada di sekitaran lokasi kejadian laka lantas itu.

“Pengemudi mobil tangki pertamina itu mengalami luka lecet pada bagian tangan dan memar pada badan sebelah kiri sedangkan mobil tangki bagian depannya rusak,” jelas Risnan.

Akibat kelalaian pengemudi yang mengemudikaan kendaraannya dalam keadaan mengantuk sehingga menyebabkan terjadinya laka lantas maka pengemudi dinilai melanggar Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang RI No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum.***

error: