Omset Pedagang Umbul umbul HUT RI di Aceh Barat Merosot

Pernak pernik HUT RI yang dijual pedagang musiman di Aceh Barat - DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Pedagang umbul-umbul menjelang peringatan Dirgahayu Republik Indonesia setiap tahunnya cukup marak. Namun, di masa pandemi omset para penjual aneka pernak pernik itu di Kabupaten Aceh Barat merosot drastis.

Hingga Kamis 6 Agustus 2020, para pedagang baru menjual 30 persen dari total pernak pernik yang dibawa, hal itu berbanding terbalik dengan penjualan tahun sebelumnya.

Salah seorang pedagang pernak pernik kemerdekaan di Aceh Barat, Ayi Wisnu mengatakan, penyebab utama menurunnya omset dagangannya kali ini yaitu tak adanya perayaan kemerdekaan di lmuka umum karena pandemi Covid-19.

“Sekarangkan ada anjuran dari pemerintah pasang bendera boleh tapi gak boleh upacara karena gak boleh adanya kerumunan atau rame-rame gitu,” Kata Ayi kepada wartawan.

Ayi menambahkan bahwa untuk penjualan bendera umbul-umbul merah putih dan pernak pernik dalam menyambut HUT RI yang ke 75 pada tahun ini menurun sekitar lebih kurang 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya yaitu sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Kalau untuk harganya sama saja seperti tahun yang lalu gak jauh beda, tapi untuk pembeli yang berbeda pada tahun ini, pembelinya itu sekarang kurang,” katanya.

Sedangkan untuk harga yang dibandrol per bendra umbul-umbul dan bendera merah putih serta pernak pernik lainnya yang dijual oleh para pedagang musiman ini berfariatif tergantung dari ukuran dan bentuk benderanya.

“Kalau yang kecil itu harganya sekitar 30 ribu per benderanya, untuk yang besar harganya sekitar 60 ribu sedangkan untuk bendera yang panjang harganya bisa sampai 400 ribu,” katanya.

Untuk bendera yang berukuran panjang hanya ada bebarapa orang saja yang membeli karena biasanya bendera semacam ini hanya diganakan untuk kebutuhan perkantoran saja dan instansi-instansi pemerintah saja.

“Untuk bendera yang banyak laku itu bendera yang ukuran kecil saja karena orang biasanya beli untuk dipasang di depan rumah,” jelasnya.***

error: