Pegawai BPJS Meulaboh Positif Corona

Ilustrasi

DILIPUTNEWS.CO - Lagi, satu orang pegawai Kantor Cabang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Meulaboh terkonfirmasi positif COVID-19. Hingga kini Kabupaten Aceh Barat dilaporkan semakin meningkat.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Barat, Amril Nuthihar mengatakan. Gugus tugas sudah menerima laporan adanya pegawai BPJS Meulaboh yang terpapar COVID-19. Namun, pihaknya belum memasukannya ke daftar update COVID-19 Aceh Barat.

“Benar kita sudah menerima laporan, namun belum kita masukan ke daftra update hari ini, karena laporannya jam 3 sora tadi masuk. Besok baru akan kita masukan ke dalam kasus penambahan,” ujar Amril.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Umum dan Komunikasi Publik, KC BPJS Meulaboh, Bambang Safutra mengatakan. Sesudah laporan positifnya pegawai itu diterima. Para tenaga kerja disana segera dilakukan rapid test.

“Itu pegawai domisilinya di Medan dan tugasnya di Meulaboh, pada tanggal 2 September kemarin dia pulang karena kondisinya kurang sehat. Karena itu kami suruh dia rapid, rupanya hasilnya reaktif, langsung dia Swab dan hasilnya keluar tadi malam positif, makanya semalam juga kita lapor ke dinkes dan gugus,” kata Bambang saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, setelah hasil dari salah satu pegawainya positif. Seluuruh pekerja di lakukan Repid Tes dan hasilnya non reaktif. Namun tak cukup disana, sebab ada kekhawatiran, beberapa orang yang kontak langsung dengan pasien dilakaku Swab test.

“Tadi malam seluruh sudah rapid, jadi non rekatif semua. karena kami menjaga, jadi kami juga Swab melaksanakan protokol kesehatan. Ini yang diswab kontak langsung dengan yang bersangkutan,” sebut Bambang.

Dijelaskannya, untuk aktivitas kantor dalam kurun waktu 3 kali 24 jam pihaknya tidak memberikan pelayanan. Terhitung sejak Jumat 11 September 2020. Pelayanan dihentikan sementara waktu hingga kantor BPJS selesai di sterilisasi.

Sementara itu, pegawai yang positif kemudian kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Medan. Gejala yang dialami hanya flu dan demam biasa.

“Aktivitas kantor, mulai tadi kita sterilkan dulu dalam tiga hari, protokol kita selama 3 kali 24 jam. Mulai tadi kita sudah tidak terima pelayanan tatap muka. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi mandiri dirumahnya di Medan, gejala yang dialami hanya flu dan demam saja,” demikian Bambang.***

error: