Pemerintah Aceh Uji Coba Program SIAT di Bireuen

Provincial Manager KOMPAK, Dicky Ariesandi

DILIPUTNEWS.CO - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh kerjasama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (DISKOMINSA) mengelar Training of Trainers (ToT) terkait penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP). TOT berlangsung secara virtual, 1 hingga 3 September 2020 di Kabupaten Bireuen.

Kepala DPMG Aceh, Azhari, Kamis (3/9/2020) menjelaskan, penerapan aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) merupakan salah satu pondasi yang diharap dapat menopang implementasi program pemerintah yakni Sistem Informasi Aceh Terpadu (SIAT) secara menyeluruh di Aceh.

Aplikasi SIGAP, kata Azhari, dikembangkan bersama KOMINSA yang nantinya aplikasi ini digunakan Pemerintah Gampong di seluruh Aceh, guna menghimpun data dan informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di gampong.

"Melalui aplikasi ini publik dapat memperoleh informasi dan data secara agregat dari tingkat gampong, kecamatan, kabupaten sampai provinsi dalam bentuk dashboard” jelasnya.

Dijelaskan Azhari, pengembangan aplikasi SIGAP telah dilakukan sejak tahun 2019 oleh DPMG dan KOMINSA Aceh melalui dukungan program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan – KOMPAK.

Aplikasi ini juga telah dirilis untuk versi terbaru 1.7.5, dengan penambahan sejumlah fitur seperti integrasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan SIPEDE. Harapannya, pemerintah gampong dapat menggunakan data dan informasi yang tersedia dalam aplikasi ini sebagai basis perencanaan dan penganggaran di gampong.

Begitu pun Pemerintah Kabupaten dan provinsi, dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk membangun integrasi data dan informasi bagi pembangunan daerah, yang tersedia secara gratis seluruh gampong di Aceh.

Kepala dinas KOMINSA Marwan Nusuf mengatakan pengembangan aplikasi serta penyediaan sarana pendukung dalam bentuk server dan domainakan menjadi konsen utama KOMINSA dalam mendukung implementasi sistem informasi gampong di Aceh. Menurutnya pemerintah Aceh sangat serius dalam mewujudkan Satu Data melalui program Sistem Informasi Aceh Terpadu. Salah satunya, melalui penerapan aplikasi SIGAP bagi pemerintah gampong.

"Pelatihan bagi calon pelatih (ToT) aplikasi SIGAP merupakan upaya Pemerintah Aceh dan Kabupaten Bireuen untuk menyediakan tenaga pelatih aplikasi yang akan melatih operator gampong nantinya" jelas Marwan.

Marwan berharap, peserta ToT yang 30 orang terdiri dari aparatur Kecamatan, DPMG, Tapem, P3MD dan APDESI dapat membantu melatih 609 operator gampong dalam menggunakan aplikasi SIGAP kedepan.

Sementara itu, Provincial Manager KOMPAK, Dicky Ariesandi menyampaikan dukungan teknis diberikan untuk penyediaan aplikasi ini, merupakan mandat dari Undang-Undang Desa terkait sistem informasi desa. Diharapkan dukungan tersebut dapat memformulasikan bentuk arah kebijakan pembangunan pemerintah Aceh.

"Dengan aplikasi ini, data dan informasi ditingkat gampong, kecamatan dan kabupaten menjadi satu kesatuan yang dapat diakses ditingkat provinsi" katanya.

Menurut Dicky tujuan utama penyediaan data dan informasi yang terintegrasi ini sebagai basis data dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran, sesuai kewenangan pembangunan yang dimiliki oleh setiap tingkatan. Selebihnya ini media juga sarana akuntabilitas dan transparansi terkait tatakelola pemerintahan.

KOMPAK adalah kerjasama Pemerintah Australia dan Indonesia untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia melalui peningkatan pelayanan dasar dan kesempatan ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dan rentan.

Kegiatan KOMPAK fokus pada Peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar (kesehatan, pendidikan dan identitas hukum), Penguatan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat dan pembangunan berbasis masyarakat, Peningkatan peluang-peluang ekonomi di sektor non-pertanian (ketenagakerjaan dan mobilitas kerja).***

error: