Penertiban Mobar dan Angkutan Umum di Aceh Selatan Jalan Ditempat

Penertiban Mobar dan Angkutan Umum di Aceh Selatan Jalan Ditempat

DILIPUTNEWS.CO - Penertiban mobil barang (Mobar) dan Angkutan Umum di Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan dinilai tidak berjalan optimal sehingga menganggu aktivitas masyarakat daerah itu.

Seperti di Jalan Merdeka Desa Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, selain menggangu masyarakat juga mengganggu pengguna jalan yang melintas.

"Selain menggangu arus lalu lintas juga menimbulkan keributan. Seharusnya dinas intansi terkait menertibkan hal ini," kata Ketua Majelis Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Yose Rizal Mouna, Selasa (2/5/2020) di Tapaktuan.

Menurutnya, proses bongkar muat dengan kendaraan diatas roda enam dapat dilakukan ditempat khusus yang tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

"Misalnya terminal terpadu Tapaktuan. Barang angkutan dari kendaraan besar dipindahkan mobil yang lebih kecil. Penindakan seperti ini harus ditindaklanjuti agar tidak jalan di tempat," ujarnya.

Sementara Kadis Perhubungan Aceh Selatan, Firda Yuslibar, mengatakan, terkait hal itu pihaknya telah menyurati organisasi angkutan daerah (Organda) Aceh Selatan untuk mengurangi kemacetan di jalan merdeka Tapaktuan.

"Kita sudah edarkan surat itu ke organda untuk tidak bongkar muat barang di jalan nasional merdeka Tapaktuan. Untuk penertibannya personil kita juga terbatas, karena ada tugas piket masing-masing," jelasnya.

Untuk mengatasi hal demikian, dia merencanakan menyediakan terminal bongkar muat, karena kondisi pandemi COVID-19 saat ini maka ditunda terlebih dahulu.

"Kita sudah mewacanakan tempat ke dinas koperasi Aceh Selatan, yakni pasar rakyat Tapaktuan yang berada di desa Lhok Bengkuang untuk dijadikan untuk proses bongkar muat barang angkutan kendaraan," pungkasnya.

error: