Polres Subulussalam Ciduk Ibu Muda Pengedar Sabu Antar Provinsi

Polres Subulussalam Melakukan Konferensi Pers Ibu Muda Pengedar Sabu Antar Provinsi

DILIPUTNEWS.CO - Satuan Narkoba Polres Subulussalam, berhasil membekuk pengedar narkotika jenis sabu sabu antar provinsi, pelaku yang berhasil diamankan tersebut berinisial SB (29) yang merupakan seorang ibu muda.

Diringkusnya SB berawal polisi mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkotika berjenis sabu-sabu di wilayah Subussalam. Polisi lalu melakukan pemantauan dengan mengikuti pergerakan SB, dan berasil diciduk di desa dasan raja,kecamatan penanggalan,kota subulussalam.

Dari tangan SB polisi berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 69,31 gram, dan satu unit timbangan digital,serta plastik pembungkus sabu.

Kapolres Subulussalam AKBP Qori wicaksono SIK, mengatakan penangkapan pelaku hasil laporan masyrakat, pelaku merupakan tangkapan terbesar sejak Polres Subulussalam di resmikan.

"Sejauh ini, kasus ini merupakan tangkapan terbesar kami untuk kasus penyalah gunaan narkoba jenis sabu, sejak Polres Subulussalam di resmikan, kami komitmen dan sungguh-sungguh untuk memberantas narkoba di tanah sada kata ini," kata Kapolres.

Selain ibu muda tersebut, seorang pemuda juga turut di ciduk karena mengedarkan barang haram tersebut.

"Dari hasil pengembangan kami terhadap tersangka SB, kami juga mengamankan seorang pengedar lainya yang berinisial IP (24th) warga kecamatan rundeng,kota subulussalam,dari tangan tersangka IP, kami berhasil menyita 8 paket narkoba jenis sabu seberat 5,16 gram" ujar kapolres saat melakukan konfrensi pers di halaman mapolres subulussalam.

Kapolres subulussalam AKBP.Qori wicaksono SIK. Menambahkan, total sebanyak 74,47 gram narkotika jenis sabu berhasil di sita, dengan begitu setidak sebanyak 350 orang berhasil di selamatkan" tambah kapolres.

Saat ini pihak satres narkoba polres subulussalam masih memburu satu tersangka lainya berinisial L, yang merupkan pemasok barang haram tersebut dari luar Aceh.

"Dari keterangan tersangka SB, kami telah mengantongi satu lagi identitas tersangka yang berinisial L, yang menjadi pemasok dan berada di luar Aceh" ujar Kapolres

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kedua tersangka ini akan di jerat dengan pasal 112 dan 114 dengan hukuman maksimal seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara.***

error: