Warga Aceh Jaya Segel Tanah Milik Samsat Aceh

Warga Aceh Jaya Segel Tanah Milik Samsat Aceh

DILIPUTNEWS.CO - Para cucu keluarga Ahmad Agok dan muhammad Jamin Warga Desa Dayah Baroe Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya menyegel tanah milik Pemerintah Aceh yang terletak di jalan Gerbang Raja Sejati di desa setempat, minggu sore 3/5/2020.

Para cucu keluarga Ahmad Agok mengklim tanah Pemerintah Aceh atau milik Samsat tersebut merupakan tanah keluarga mereka yang tidak mereka perjual belikan.

Dalam aksinya para cucu ini membawa papan yang telah tertulis " tanah milik Ahmad Agok", dan memasangnya pas di depan pintu masuk tanah Pemerintah Aceh.

Ainal Nur ( 43) cucu salah Ahmad Agok mengatakan, tanah yang saat ini dimiliki Pemerintah Aceh merupakan tanah keluarganya, hal itu berdasarkan surat jual beli pada tahun 1970 yang masih tersimpan saat ini.

"Mereka tidak menerima jika ada pihak lain yang menjual tanah mereka kepada orang lain tanpa ada pengetahuan mereka", ungkap Ainal Nur.

Menurut Ainul, tanah yang disegel hari ini oleh keluarga masih dalam sengketa dan pernah dibawa berpekara ke pengadilan pada tahun 2016 yang hingga saat ini masih belum ada keputusannya dan masih kabur karena tapal batas tidak jelas.

Untuk itu, tanah yang bersengketa tidak boleh ada pekerjaan apapun, karena tanah ini merupakan tanah warisan kami dan tidak pernah kami perjual belikan kepada siapapun saat itu.

Ia menjelaskan, tanah keluarganya saat itu diperjualkan oleh orang lain atas nama Saiful bin (alm) Ahmad Kaha warga Desa Sentosa yang mengklem tanah yang dijual tersebut miliknya kepada Samsat Aceh.

"Tetapi dari surat yang masih jelas tertera tanah yang sengketa tersebut milik Ahmad Agok karena tanah disebelahnya Ahmad Agok telah diperjualkan ke Muhammad Jmin," jelasnya.

Jadi atas nama keluarga Ahmad Agok dan keluarga Muhammad Jamin meminta untuk saat ini tidak ada pekerjaan apapun pada tanah yang masih bersengketa, dan masih mengklem tanah tersebut tanah keluarga Ahmad Agok dan Muhammad Jamin.

"Kami mengira pada saat penjualan tanah saat itu ada pihak lain yang bermain dalam jual beli tanah ke pihak Samsat Aceh," cetus Ainul Nur.

Sementara Afrizal Adam Keuchik Dayah Baroe saat dihubungi media ini mengatakan berdasarkan dari informasi tokoh masyarakat Desa Dayah Baroe membenarkan tanah yang sengketa ini merupakan wilayah Desa Gampong Blang.

"Saya telah menanyakan beberapa tokoh masyarakat, bahwa tanah yang sengketa tersebut berada di wilayah Desa Gampong Blang," jelas Afrizal Adam.

Sedangkan Keuchik Gampong Blang, Mirza mengungkapkan bahwa tanah tersebut juga membenarkan berada wilayah Desa Gampong Blang.

"Itu berdasarkan informasi yang disampaikan aparatur Desa dan tokoh masyarakat di Desa Dayah Baroe," katanya.

Kontributor Daerah:Musliadi
Editor:Redaksi
error: