YARA Desak Pemerintah Audit Dana Pembangunan Irigasi Lhok Guci

Ketua Yara Aceh Barat, Hamdani.

DILIPUTNEWS.CO - Aktivis Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak pemerintah melakukan audit penggunaan dana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Daerah Irigasi (DI) Lhok Guci, di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

"Ini dana pemerintah yang dikucurkan secara bertahap dan setiap tahun hampir Rp300 miliar. Itu dana pemerintah, harus di audit apalagi progres kegiatannya kita khawatir tidak sesuai," kata Koordinator YARA Aceh Barat, Hamdani

Pemerintah pusat hingga kini sangat serius melakukan pembangunan DI Lhok Guci, terbukti dengan dana yang disiapkan sejak pekerjaan bergulir mencapai Rp2,7 triliun sebagaimana tertuang dalam data di Kementrian PUPR.

DI tersebut diprediksikan mampu mengairi ke lahan pertanian di Aceh Barat seluas 12.700 hektare. Setiap tahun sejak 2017 hingga 2019 pemerintah pusat sudah mengucurkan ratusan miliar per tahun agar proyek tersebut tuntas dan sesuai spek.

Informasi dari masyarakat di lokasi pembangunan, masih banyak pekerjaan belum tuntas dan wilayah cakupan pembangunan masih jauh dari target jalur distribusi air ke lahan sawah, namun serapan anggaran tidak diketahui sudah berapa Negara membayarnya.

"Kita tidak yakin dana sebesar Rp300 miliar setiap tahap dikucurkan pemerintah pusat bisa terserap dengan pekerjaan yang dilaksanakan selama ini. Informasi dari masyarakat di sana, bahwa masih banyak DI belum tuntas dikerjakan," tegas Hamdani.

Hamdani, juga menyayangkang saat ini ada persoalan pemecatan pekerja kontruksi tersebut oleh perusahaan pelaksana proyek, kondisi ini akan berdampak terhadap kelancaran pekerjaan dan persoalan sosial karena yang dipecat itu adalah warga lokal.***

error: