Belasan Hektare Sawah Gagal Panen di Aceh Barat

Tanaman padi berusia dua bulan yang mengering akibat terendam air laut pasang purnama, Senin (13/7/2020). DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Areal persawahan seluas 15 hektare di Desa Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat diyakini mengalami gagal panen. Hal itu disebabkan, tanaman padi yang baru berusia dua bulan itu terendam air laut gelombang pasang purnama.

Keuchik Desa Suak RIbee, Teuku Razali mengatakan, sudah dua hari tanaman padi milik para petani di desanya terendam air asin, kondisi terparah terjadi pada kemarin dengan tinggi air mencapai selutut orang dewasa.

“Kami sudah meninjau langsung ke lokasi ada sekitar 15 hektare lebih padi yang kering dan gagal panen, karena terendam air laut sudah dua hari, sehingga asupan gizi dan serapan ari untuk tanaman padi tidak sesuai dengan kebutuhan, biasanya butuh air tawar, ini malah air asin, jadi mengering semuanya,” kata Teuku Razali, Senin (13/7/2020).

Dikatakannya, karena tanaman padi yang rusak akibat banjir rob seluas 15 hektare, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Para petani kini sudah meninggalkan areal persawahan karena kondisi tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Razali, selain padi ada 30 kolam budidaya ikan air tawar juga tak bisa dipanen oleh warga. pada saat banjir rob terjadi, air masuk ke kolam dan memenuhinya sehingga ikan yang ada keluar dihanyutkan pasang purnama itu, dengan taksiran kerugian mencapai puluhan juta.

“Karena 15 hektare jadi kerugiannya ratusan juta hasil panen yang tidak bisa dibawa pulang oleh para petani, saat ini padi sudah mulai mengering. Kalau ikan ada empat lokasi dengan jumlah 30 kolam dengan kapasitas 1000 ekor per kolam, kerugian masih puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Razali berharap, pemerintah bisa mempriotitaskan pembangunan tanggul disepanjang bibir pantai Desa Suak Ribe. Apabila hal itu dibiarkan maka ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat disana akan semakin memburuk karena tak bisa lagi bercocok tanam.***

error: