41 TKA Pasokan PLTU 3 dan 4 Tiba di Nagan Raya

TKA untuk pembangunan PLTU 3 dan 4 tiba di Bandara Cut Nyak Dhien Meulaboh, Nagan Raya - DiliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 dan 4 Kabupaten Nagan Raya kembali mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China untuk dipekerjakan dipembangunan proyel vital nasional itu.

Setidaknyan ada 41 yang sudah tiba di Kabupaten Nagan Raya melalui Bandara Cut Nyak Dhien Meulaboh, tadi pagi. Rencananya ada 44 orang yang akan dipasok untuk pembangunan PLTU 3 dan 4.

"41 dari yang di rencanakan itu 44 orang, sepertinya yang tiga orang lagi gagal terbang dari Cina. Mereka datang Ke Nagan Raya karena untuk memajukan proyek PLTU " kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nagan Raya, Rahmatullah kepada acehkini Jumat (11/9/2020).

Dikatakannya, setelah TKA itu tiba di Nagan Raya, pihaknya tidak lagi melakukan pemeriksaan dokumen, namun hanya memeriksa surat surat kesehatan. Karena sebelumnya, semua dokumen yang perlukan sudah lebih dulu dilengkapi dan sudah ada di pihak Disnakertrans, seperti Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan notifikasi.

"Untuk dokumen memang dari kemarin sudah dilengkapi, jadi untuk dokumen sudah ada ditangan kita," ujarnya.

Lebih lanjut dikayakan, adapun pemeriksaan yang dilakukan yakni mengecek suhu tubuh, menerapkan protokol kesehatan, penyemprotan desinfektan dan memeriksa surat hasil swab yang dibawa para TKA tersebut. Namun lanjut Rahmatullah, meskipun surat hasil swab yang mereka bawa negatif, tapi tetap mewajibkan TKA untuk melakukan Swab sebelum masuk kerja.

"Iya dari hasil swabnya mereka negatif, tapi nanti di Nagan Raya akan mewajibkan melakukan swab tes sebelum mereka bekerja," lanjutnya.

Rahmatullah menambahkan, saat ini 41 TKA tersebut sudah dibawa ke lokasi proyek PLTU untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

"Sekarang mereka di karantina dulu di konplek PLTU," katanya.

Menurut Rahmatullah, kedepan pasti akan ada lagi penambahan sejumlah TKA yang akan bekerja di PLTU, karena ini merupakan proyek besar yang yang nilai investasinya mencapai 8 Triliun dan menggunakan teknologi asal Cina.

"Kalau saya lihat pasti ada penambahan kedepan tapi belum tau kapan datangnya. Teknologi yang dibawa memang teknologi Cina jadi memang butuh banyak tenaga kerja ahli asal cina yang dipekerjakan disitu. Inikan masih tahap kontruksi dasar, belum kemesin dan lain-lain, pasti nanti bakal ada lagi penambahan," paparnya.

Namun, beberapa waktu lalu kata Rahmatullah, Bupati Nagan Raya juga telah memanggil pimpinan PT. Meulaboh Power Generation (MPG) sebagai penanggung jawab untuk merekrut kerja lokal sebagai tenaga kerja pendamping.

"Kalau tenagan lokal sebenarnya juga ada.
kita juga sedang mengupayakan dan Bupati Nagan Raya juga sudah panggil pimpinan PT. MPG untuk merekrut tenaga kerja lokal sebagai tenaga kerja pendamping," jelasnya.***

error: