Dampak Covid-19, Penumpang Sepi Di Terminal Meulaboh

Dampak Covid-19, Penumpang Sepi Terminal Meulaboh

DILIPUTNEWS.CO - Sejak mewabahnya Coronavirus Disease atau Covid-19 penumpang Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Angkutan Kota Angkutan Provinsi (AKAP) sepi total, akibatnya mereka tidak memiliki penghasilan.

Juni Pija, salah satu awak angkutan di terminal Penumpang Meulaboh menyebutkan pihaknya selama ini terkadang tidak memiliki penghasilan terkadang hanya memperoleh lima ribu rupiah dalam seharinya.

“Kami berharap perhatian dari Pemerintah. Selama ini kepala UPTD Terminal maupun Organda jangankan perhatian datang pun nggak ke kami nanya apa kebutuhan kami,” ungkapnya.

Dikatakan pria yang sehari-hari bertugas di loket Firma Aceh Barat tersebut, jika kondisi tersebut terus berlanjut maka tidak tertutup kemungkinan loket di terminal tersebut tutup sehingga tdak bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan.

Bang Dai menjelaskan, selama wabah Covid 19 melanda Indonesia selama sebulan terakhir perusahaan tempat ia bekerja tersebut terpaksa menggudangkan sebanyak sembilan unit angkutan lantaran tidak ada penumpang.

Dia berharap adanya kepedulian atas kondisi mereka, dan juga solusi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Organisasi Angkutan Darat (organda) Kabupaten setempat atas kondisi yang dialami oleh para awak angkutan di Kabupaten itu yang terancam tutup dan tidak dapat melayani perjalanan masyarakat, sejak mewabahnya Coronavirus Disease (Covid 19).

Disebutkannya, jika berharap dari perusahaan mereka bekerja selama ini kondisi yang dialami pemilik perusahaan angkutan sama saja, bahkan mereak terancam bangkrut lantaran meski loket membuka pelayanan, namun tidak ada angkutan yang beroperasi.

“Sekarang ini kami memang tidak ada penghasilan, jadi kemana kami mengadu. Kalau berharap dari perusahaan sama saja mereka kalau tidak ada penumpang kan tidak ada pemasukan. Mungkin sedikit beruntung karena saat ini karena tagihan kredit mobil mereka digeser sehingga tidak terlalu berat dengan kondisi ini,” sebutnya.

Awak angkutan penumpang terminal bus Meulaboh berharap adanya kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Organisasi Angkutan Darat (Organda) setempat.

error: