Pemerintah Diminta Beri Pemahaman Mendasar Terkait Covid 19

Anggota Dewan Perwakilan (DPD) RI asal Aceh, Sudirman

DILIPUTNEWS.CO - Salah seorang anggota Dewan Perwakilan (DPD) RI asal Aceh, Sudirman, meminta pemerintah memberikan pemahaman mendasar kepada masyarakat terkait Coronavirus Disease (Covid 19).

Hal ini, kata Sudirman, penting dilakukan guna menghindari masyarakat dari ketakutan luar biasa sehingga mengucilkan pasien covid 19.

"Saya pikir penting hari ini bersama stakeholder (para pihak) membarikan pemahaman masyarakat terhadap covid 19 dan bagaimana sebenarnya sehingga tidak terjadi ketakutan luar biasa yang berdampak pada kondisi lingkungan sosial," kata Haji Uma--sapaan akrab Sudirman-- sabtu, (12/4).

Saat ini, kata Haji Uma, karena ketidak fahaman secara mendasar banyak masyarakat mengucilkan pasien Covid 19. Tidak hanya pasien, kata dia, mereka yang masih Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta ODP yang belum pasti positif covid 19 bahkan dikucilkan.

Jika langkah ini tidak diambil oleh pemerintah, maka dikwatirkan kedepan akan terjadi penolakan-penolakan dan pengusiran bagi mereka yang masuk dalam daftar ODP maupun PDP dan Positif Corona meski dinyatakan sembuh.

Padahal menurutnya, masyarakat tidak perlu merespon berlebihan terhadap mereka yang terpapar virus corona atau masuk dalam ODP maupun PDP hingga berujung pengusiran seperti yang dialami oleh petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) baru-baru ini yang mendapat penolakan dari warga saat mereka pulang ketempat tinggal atau kos mereka hingga berujung pengusiran.

Padahal paramedis tersebut, sebelumnya telah dinyatakan negatif pasca menjalani isolasi selama empat belas hari, setelah menangangani pasien Covid 19.

"Bagi pasien Covid 19 yang dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, maka wajib bagi pemerintah untuk mengantar mereka, dan menjelaskan langsung kepada warga tentang kondisi pasien sehingga warga tidak mengucilkannya. Jika ini tidak cepat direspon kedepan peristiwa pengusiran pasien covid 19 terus terjadi," ungkapnya

Menurut Haji Uma, bagi warga yang dilingkungannya ada yang dicurigai tertapar virus SARS-CoV-2 yang harus dilakukan adaalah jaga jarak dan tidak melakukan kontak langsung. Selain itu bagi mereka yang terpapar juga harus diberi semangat agar mereka sembuh.

Ketidak pahaman tersebut, kata dia, membuat masyarakat mudah terprovokasi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin terus membuat situasi kepanikan ditengah masyarakat.

error: