Sediakan Ruang Rawat Untuk PDP Dan ODP

Pemkab Aceh Barat Alih Fungsikan Rumah Sakit Jiwa

Ilustrasi Penanganan Pasien Corona

DILIPUTNEWS.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengalih fungsikan sementara waktu rumah sakit jiwa yang belum ditempati menjadi rumah isolasi bagi para Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid 19 yang masih dalam kategori ringan.

Ruang isolasi yang disediakan berjumlah delapan kamar dengan satu ruang tersedia satu tempat tidur. Segala kebutuhan pasien yang dirawat disana nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Lokasi tempat karantina pasien dalam pengawasan ini, di komplek Rumah Sakit Jiwa Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, juga terdapat tiga ruang bagi tenaga medis, agar pekerjaan observasi atau perawatan dapat berjalan maksimal,” kata Jubir Covid Aceh Barat, Amril Nuthihar saat diKonfirmasi DILIPUTNEWS.CO.

Pembangunan ruang isolasi ini, dibiayai oleh dana refocussing program kegiatan APBK Tahun 2020 agar maksimal pencegahan dan penanganan Covid-19 di kabupaten Aceh Barat.

Memang untuk saat ini, sambung Amril, belum ada masyarakat Aceh Barat yang ditetapkan masuk sebagai PDP, tapi langkah pemerintah menyiapkan fasilitas karantina demikian sangat tepat.

“PDP memang sudah tidak ada lagi, cuma ada satu warga yang masuk dalam orang dalam pemantauan atau ODP, yang lainnya sudah selesai karantina mandiri semua,” sebut Amril.

Saat ini, tambah Amril, tempat tersebut sedang dalam perbaikan, minggu depan dipastikan mulai aktif dan siap menampung pasien. Namun, apabila yang didapati adalah pasien yang berpotensi positif Covid 19, maka akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

“Disana juga terbatas saat ini, maka kita sediakan tempat disini, apabila PDP nya rentan covid, maka akan kita rujuk ke Banda Aceh untuk dilakukan tes swap, kita disini masih kekurangan alat,” imbuhnya.

Selain itu, pihak pemerintah setempat juga sedang mempersiapkan bangunan baru untuk dialih dungsikan sementara waktu sebagai tempat karantina ODP yang mengalami kemungkinan terburuk saat pulang dari luar daerah.

“Bisa saj terjadi, mudah mudahan jangan ada, kalau ada nantinya orang yang ditolak masuk desanya sendiri karena baru pulang dari daerah terjangkit, maka bisa karantina mandiri di tempat yang disediakan pemerintah,” demikian Amril.***

error: