Pengaruh Covid 19 Pedagang Daging Meugang di Aceh Barat Sepi Pembeli

Pengaruh Covid 19 Pedagang Daging Meugang di Aceh Barat Sepi Pembeli

DILIPUTNEWS.CO - Corona Virus Disease atau Covid 19 telah mempengaruhi penjualan daging meugang sambut ramadhan 1441 Hijriyah kali ini. Di Komplek Pasar Bina Usaha Meulaboh, penjualan daging sapi atau kerbau untuk kebutuhan meugang lengang dari pembeli.

Jika ramadhan biasanya para penjual daging menyembelih hingga delapan ekor ternak sapi atau kerbau namun pada meugang ramadhan kali ini hanya satu ekor, dan itu pun tidak habis terjual hingga siang hari.

Sepinya pembeli kali ini disebabkan oleh banyak pedagang meugang mengalihkan lokasi penjualan mereka di di desa-desa sesuai dengan himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, yang menganjurkan penjualan daging meugang di desa-desa, untuk menghindari kerumunan pembeli.

Alwi, salah seorang pedagang daging, menyebutkan sepinya pembeli pada meugang kali ini disebabkan oleh para pedagang daging memilih menjual daging mereka di desa-desa,

“Kali ini sepi pembeli, ya karena banyak yang jual daging di desa-desa sesuai dengan intruksi Bupati, jadi mereka yang membeli disini yang sekedar lewat sambil membeli bumbu dapur,” kata Alwi.

Disebutkannya, akibat dari sepinya pembeli pihaknya tidak berani menyembeli banyak ternak kerbau atau sapi, takut tidak habis terjual.

Bahkan sebutnya, untuk saat ini ia hanya menyembeli satu ekor kerbau namun hingga siang belum habis terjual lantarannya sepi pembeli. Akibatnya, kata Alwi, harga daging yang pada pagi hari di jual dengan harga Rp170.000 hingga Rp180.000/ kilogram pada siang ini turun.

“Untuk harga turun tadi pagi kita jual 170 ribu sampai 180 ribu sekarang menjadi 160 ribu sampai 150 ribu untuk satu kilogramnya,” sebut Alwi.***

error: