Tim Gugus Tugas Aceh Barat Evakuasi Dua Pasien Covid-19 asal Simeulue

Evakuasi dua pasien positif Covid-19 di pelabuhan penyeberangan kuala bubon, Aceh Barat - DIliputNews.co

DILIPUTNEWS.CO – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus (Covid-19), Kabupaten Aceh Barat, mengevakuasi dua pasien positif terjangkit asal Kabupaten Simeulue yang akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh dibawa menggunakan transportasi laut KMP Teluk Sinabang.

Setelah berlayar 12 jam lamanya, Dua pasien tiba pelabuhan penyeberangan kuala Bubon Aceh Barat pagi tadi, Rabu (12/5/2020). Kemudian dilanjutkan evakuasi dengan mobil Ambulance yang dikawal oleh mobil patroli kepolisian hingga tiba di Banda Aceh.

Sebelum proses evakuasi berlangsung, puluhan petugas yang sudah disiagakan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap, lebih dulu mengosongkan area pelabuhan dari kunjungan warga setempat, bahkan calon penumpang tujuan Sinabang yang telah berada disana juga diminta meninggalkan pelabuhan sementara waktu.

Dari dalam kapal pasien positif covid-19 S (20) dan SB (42) telah berada di dalam Ambulance. Begitu keluar, mobil yang ditumpangi lebih dulu disiram dengan cairan Disinfektan, lalu meneruskan perjalanan tanpa berhenti hingga tiba ke tujuan.

Juru Bicara tim gugus tugas Aceh Barat, Amril Nuthihar mengatakan, usai mengevakuasi dua pasien itu, di dalam kapal juga dilakukan penyempotran juga disinfektan, sejak turun dari kapal hingga tiba di Banda Aceh, Ambulance yang membawa pasien dilarang berhenti.

“Kita hanya membantu evakuasi, Ambulance yang membawa pasien dilarang untuk berhenti hingga tiba ke tujuan, selain itu kita melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap mobil yang ditumpangi serta di dalam kapal untuk memastikan kondisinya aman,” kata Amril.

Sebelumnya, pasien S merupakan santi yang baru pulang dari Magetan, Jawa Timur serta SB, salah seroang warga Simeulue yang tiba usai melakukan perjalanan dari Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Mereka diketahui positif terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil swab.

Keberangkatan mereka sebelumnya juga sempat tertunda lantaran cuaca buruk disertai angina kencang membuat kapal tak bisa berlayar, sehingga pada Selasa (12/5/2020) kemarin baru bisa diberangkatkan.

Kondisi itu sempat membuat warga sekitar resah, pihak petugas memastikan penerapan standar oprasional prosuder penanganan pasien Covid-19 diterapkan, sehingga tak ada lagi yang perlu dikhawtairkan. Proses evakuasi pun berlangsung lancer tanpa ada kendala.***

error: