Warga Blokir Pintu Masuk PLTU 3 dan 4, Aktivitas Pengankutan Material Terhenti

Warga memblokir jalur keluar masuk kendaraan pengangkut material PLTU 3 dan 4 Kabupaten Nagan Raya - Dilipunews.co

DILIPUTNEWS.CO - Puluhan Warga Dusun Geulanggang Meurak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, melakukan aksi pemblokiran pintu masuk lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya.

Pemblokiran dilakukan dengan memasang kursi dan bambu serta menduduki lokasi, sehingga aktivitas terganggu. Aksi yang berlangsung sekira pukul 15.30 WIB didominasi kaum perempuan, membuat ratusan mobil truk pengangkut material pembangunan PLTU 3-4 tersebut tidak dapat keluar dan terhenti.

Warga meminta pihak PLTU 3-4 menghantikan sementara aktivitas pengangkutan material terutama tanah timbunan untuk kebutuhan PLTU tersebut dengan alasan debu yang bertebangan di pemukiman mereka.

Salah seorang warga yang ikut aksi, Darna mengatakan, pihaknya tidak bermaksud menggangu aktivitas pembangunan PLTU itu, namun mereka hanya meminta ganti rugi segera dilakukan.

"Kami tidak ada urusan dengan pembangunan di dalam silahkan. Tapi untuk angkut material berupa tanah kami minta berhenti dulu, kami tidak sanggup lagi makan abu," kata Darna saat disambangi Camat Kuala Pesisir Helaina.

Truk pengangkut tanah material melintas di Jalan Nasional Meulaboh-Medan itu selama ini terus menyiram debu dipemukiman mereka. "Kalau ganti rugi belum dilakukan, tidak boleh ada aktivitas angkutan tanah. Mau satu bulan, mau dua bulan," tegasnya.***

error: