Komunitas Siguepai di Aceh Barat Produksi FIlm Pendek

Proses pembuatan film pendek Siguepai Sinema - Istimewa

DILIPUTNEWS.CO - Untuk mengisi waktu luang selama pandemi Covid-19, para sineas muda yang tergabung dalam komunitas Siguepai Sinema memiliki cara tersendiri agar tetap produktif.

Pastinya dengan rangkaian kegiatan positif, salah satunya memproduksi sebuah film pendek.

Pembina Komunitas Siguepai Sinema, Nurul Fahmi mengatakan, pembuatan film ini bertujuan untuk mengisi waktu kosong sekaligus membangkitkan semangat para sineas-sineas muda.

”Banyak sineas-sineas muda yang bergerak di dunia perfilman terlihat tidak ada aktivitas, jadi ini sebagai cara untuk membangkitkan semangat mereka kembali karena seharusnya banyak kreasi yang bisa dilakukan saat pandemic ini," Ungkap Nurul Fahmi, Minggu (21/6/2020)

Ia menjelaskan, film yang digarap komunitasnya tersebut merupakan film fiksi dengan judul "Marahet" yang menceritakan tentang seorang anak yang ingin tahu rahasia hutan rimba yang ada dikampunya, namun ibunya melarang.

Karena rasa penasaran anak tersebut akhirnya anak itu tidak mendengarkan larangan sang ibu. Dan akhirnya anak tersebut harus menebus kesalahan yang dibuat.

"Dalam film ini juga kami mengangkat kebudayaan Aceh yaitu tarian Seudati sekaligus tentang kekulturan yang ada di masyarakat Aceh zaman dulu," kata Fahmi

Fahmi menyebutkan, untuk proses pembuatan film dilakukan selama 1 hari dan memilih lokasi yang jauh dari keramaian yakni di daerah perkampungan tepatnya
di Desa pasi Aceh, Kec. Woyla Induk, Kabupaten Aceh Barat

”Kita memilih lokasinya di daerah perkampungan yang terbuka dan berbaur dengan alam, dan terkena matahari jadi sesuai anjuran juga agar terhindar dari virus Corona,” tambahnya.

dirinya berharap dengan hadirnya film ini dapat menghibur masyarakat dan menjadi tontonan edukasi selama dirumah aja.***

error: